Kamis, 18 Februari 2010

Tawanan Dosa

Galatia 3:19-29

Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bahwa kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya. —Galatia 3:22

Sebuah laporan dari United Nations Office on Drugs and Crime (Kantor PBB untuk Masalah Obat-obatan Terlarang dan Kriminal) pada tahun 2008 melaporkan, "Dalam kurun waktu tertentu, ada lebih dari 10 juta orang di seluruh dunia yang dipenjara." Karena ada sejumlah narapidana yang dibebaskan, sedangkan setiap harinya ada narapidana baru menerima hukuman, kini ada lebih dari 30 juta tahanan di seluruh dunia setiap tahunnya. Statistik ini menyebabkan banyak orang bekerja untuk mengadakan pembaruan penjara dan peninjauan ulang terhadap undang-undang pemberian hukuman.

Dari sudut pandang rohani, Alkitab memperlihatkan statistik yang lebih mengejutkan: "Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa" (Gal. 3:22). Di ayat yang kadang-kadang dianggap sulit dimengerti ini, Paulus mengatakan bahwa walaupun hukum Taurat bukanlah sesuatu yang dapat menghidupkan (ay.21), hukum Taurat dapat menjadi penuntun bagi kita sampai Kristus datang (ay.24). Kabar buruknya adalah "Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa," sedangkan kabar sukacitanya adalah "supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya" (ay.22).

Saat kita menyerahkan hidup kita kepada Kristus, yang telah menggenapi semua persyaratan dari hukum Taurat, kita tidak lagi menjadi tawanan dosa. Sebaliknya, kita memiliki persekutuan bersama orang-orang dari segala bangsa dan status sosial.

Di dalam Kristus, kita benar-benar merdeka! —DCM

Taurat menyatakan pikiran Allah,
Para nabi juga memperjelas kehendak-Nya;
Tetapi Kristus-lah yang memberi hidup dan kedamaian,
Firman-Nya memenuhi kebutuhan kita yang terdalam. —D. De Haan

Terbebas dari kuasa dosa adalah kemerdekaan terbesar dari segala kemerdekaan.


Sumber : Santapan Rohani, Our Daily Bread.

Tidak ada komentar:

Chat


Pengikut

Blog Archive