Selasa, 06 Oktober 2009

KASIH

Yohanes 1:14
Firman itu telah menjadi manusia,
dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya,
yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa,
penuh kasih karunia dan kebenaran.


Saudaraku Setiap orang percaya, yang selalu memberikan kesaksian kepada Umat Manusia yang belum tau akan kristus/saksi-saksi Kristus, seharusnya kita mengerti atau memahami apa arti dari kehidupan ini, kita harus pahami bahwa hidup kita ini bukan lagi milik kita sendiri tetapi sudah dibayar atau di miliki Yesus Tuhan Raja Kita. Cara inilah yang membuat orang kristen yang sudah berpikir secara dewasa tidak hanya mementingkan diri sendiri atau fokus mpada keselamatan diri sendiri melainkan bagaimana menjangkau jiwa-jiwa yang belum kenal Yesus, agar supaya saat waktunya tiba Tuhan akan melihat bagaimana Kasih kita kepada Tuhan Yesus Kristus yang hidup didalam kita semua dengan begitu kita akan menerima damai sukacita dan tempat abadi selama-lamanya. Ada salah satu renungan harian yang pernah kami baca, bahwa pada PD II, ada seorang gadis yahudi sedang dikejar gestapo Jerman, dan gadis itu kemudian bersembunyi di sebuah rumah seorang husgenot, yaitu anggota masyarakat reformasi perancis. Ketika tentara Gestapo menyingkir kedaerah gadis itu bersembunyi, seorang janda kristen datang memerintah kepada gadis itu, agar supaya gadis itu segerah melarikan diri, tetapi dengan pasrah gadis itu menjawab sudah percuam mau melarikan diri, mereka tetap akan mendapatkan apa yang mereka cari disini, namun Janda Kridten itu berbicara lagi kepada Gadis tersebut, memeang mereka akan mendapatkan apa yang mereka cari disini tapi bukan engkau, pergi dengan orang-orang ini ketempat yang aman dan semua surat dan identitas kamu tanggung jawab kami. Gadis ini sangat heran, kenapa janda kristen ini siap bertukar tempat dengan dia hanya untuk keselamatan. Dengan singkat cerita gadis ini selamat dari pengejaran, dan ibu janda tersebut di tangkap dan di masukan ke dalam Kamp Kosentrasi dan meninggal di Kamp Kosentrasi ini.
Saudaraku disini kita bisa melihat bagaimana seorang janda Kristen rela berkorban untuk menyelamatkan gadis tersebut, Janda kristen ini berani mengambil keputusan yang sangat, sangat berani , dan Berbicara sangat kuat didalam gadis Tersebut. Setelah beberapa bulan kejadian tersebut, gadis ini membuka hatinya untuk menerima yesus, sebelum dia melarikan diri Gadis ini sempat bertanya kepada Janda kristen ini, Kenapa engkau mau menyelamatkanku, tetapi jawaban oleh janda Kristen ini adalah Ini yang seharusnya yang saya lakukan karena Seperti Yesus yang sudah menyelamatkan saya. Gadis tersebut memberikan dirinya untuk menjadi seorang pekerja kristen membantu Kaum Bapa di Kota London.
Kesaksian janda kristen ini sangat bermakna bagi orang-orang disekitar anda yang membaca bacaan ini, yang belum percaya akan Tuhan Yesus.

Saudaraku, kasih yang paling besar adalah sahabat yang merelakan nyawanya untuk sahabatsahabat terdekatnya. Begitu pula Yesus yang merelakan diriNya disalibkan untuk Sahabat-sahabat semuanya untuk menebus dosa Kita semua, sebagai sahabatnya..

Slam Kami : Renungan harian Setiap harinya



Tidak ada komentar:

Chat


Pengikut

Blog Archive